Aceh, 29 Desember 2025 — Warga Kabupaten Bener Meriah, Nangroe Aceh Darussalam, terancam mengalami kelaparan berkepanjangan akibat terisolasi pascabanjir bandang yang disusul longsor pada November lalu. Bencana tersebut menyebabkan akses jalan darat menuju kabupaten terdekat terputus, sehingga distribusi logistik terhambat dan kebutuhan bahan pangan semakin menipis.
Untuk bertahan hidup, sebagian warga terpaksa berjalan puluhan kilometer melewati jalur curam, berlumpur, dan jalan yang amblas menuju Lhokseumawe guna mencari bahan makanan pokok. Kondisi ini menimbulkan keprihatinan berbagai pihak.
Melihat situasi tersebut, Yayasan Attaqwa melalui lembaga LAZISWAF Attaqwa bergerak cepat menyalurkan bantuan bahan makanan pokok ke titik-titik terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah. Tim Attaqwa Care menggandeng Pondok Pesantren Al-Manar Bener Meriah dengan membuka Posko Penyaluran Bantuan Sumatera sebagai pusat koordinasi distribusi logistik.
Penyaluran bantuan ini merupakan amanah dari para donatur yang menitipkan donasinya melalui LAZISWAF Attaqwa. Koordinasi intensif telah dilakukan bersama pimpinan Pondok Pesantren Al-Manar. Tim relawan direncanakan bergerak ke enam titik yang hingga kini masih sulit dijangkau, yakni Kampung Rusip, Toeren, Bener Kelipah, Buntul, Gele, dan Kenawat yang berada di Kabupaten Bener Meriah serta Kabupaten Aceh Tengah.
Pada tahap pertama, bantuan yang disalurkan meliputi 4 ton beras, 400 liter minyak goreng, 760 kaleng sarden, serta 65 dus mi instan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak dan memenuhi kebutuhan pangan dasar dalam kondisi darurat.
Ketua Tim Attaqwa Care, Muhammad Al Habsyi, saat dihubungi dari lokasi bencana mengatakan bahwa kondisi di lapangan sangat memprihatinkan. “Akses darat menuju daerah pedalaman sangat sulit. Saat kami tiba, hujan sering turun sehingga perlu kerja ekstra untuk melajukan truk bantuan ke titik lokasi di Kabupaten Bener Meriah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Attaqwa, Dr. KH. Irfan Mas’ud, menegaskan komitmen lembaganya terhadap kepedulian kemanusiaan. “Pastikan bahwa kehadiran Attaqwa menjadi maslahat nyata bagi saudara-saudara kita di Aceh yang saat ini sedang diuji musibah,” pesannya saat melepas tim relawan menuju lokasi bencana.
Yayasan Attaqwa memastikan bahwa seluruh dana yang dititipkan para donatur akan dikelola secara transparan dan akuntabel, serta disalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.(Humas/abg)





