Bekasi, 20 Juli 2026 – Pondok Pesantren Attaqwa Putra menggelar Studium General dalam rangka Haflah Pembukaan Tahun Ajaran Baru 2026/2027. Kegiatan yang dihadiri ratusan santri dan para asatiz tersebut menghadirkan ulama sekaligus akademisi internasional, Syaikh Prof. Dr. Abdelrahim El Amin, Rektor Institut Qiraat dan Studi Al-Qur’an Mohammed VI, Rabat, Kerajaan Maroko.
Dalam kuliah umum yang berlangsung khidmat, Syaikh Prof. Dr. Abdelrahim El Amin menegaskan bahwa menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Menurutnya, terdapat dua jenis ilmu yang harus dipelajari oleh setiap penuntut ilmu, yakni fardhu ‘ain dan fardhu kifayah.
“Menuntut ilmu adalah kewajiban. Kehadiran kalian di Pondok Pesantren Attaqwa ini merupakan nikmat dan petunjuk dari Allah SWT. Ketahuilah bahwa ada dua ilmu yang wajib diraih. Pertama adalah ilmu fardhu ‘ain, yaitu ilmu yang berkaitan dengan kewajiban pribadi setiap muslim seperti shalat, puasa, zakat, dan ibadah lainnya. Kedua adalah ilmu fardhu kifayah, yaitu ilmu yang memperdalam cabang-cabang syariat, fiqih, serta berbagai pendapat ulama. Beruntunglah kalian berada di tempat yang tepat untuk menekuni ilmu-ilmu tersebut, karena Allah telah memilih kalian untuk menjadi bagian dari para pencari ilmu.”
Lebih lanjut, beliau menjelaskan pentingnya memahami skala prioritas dalam menuntut ilmu sebagaimana metode pendidikan yang diajarkan Rasulullah SAW. Menurutnya, Al-Qur’an harus menjadi fondasi utama sebelum mempelajari disiplin ilmu lainnya.
“Prioritas pertama yang harus kalian pelajari adalah Al-Qur’an beserta makna dan petunjuk-petunjuknya, karena Al-Qur’an merupakan sumber ilmu pengetahuan dan sumber syariat Islam. Setelah itu, pelajarilah Sunnah Nabawiyah agar kalian memahami ajaran Rasulullah SAW secara utuh. Kemudian, tekunilah Bahasa Arab sebagai kunci untuk membuka khazanah keilmuan Islam dari sumber-sumber aslinya, termasuk kitab-kitab turats karya para ulama terdahulu. Dengan urutan belajar seperti ini, insya Allah pemahaman kalian terhadap syariat akan semakin luas dan mendalam.”
Sementara itu, Mudir ‘Am Pondok Pesantren Attaqwa Putra, KH. Husnul Amal, D.E.S.A, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kehadiran Syaikh Prof. Dr. Abdelrahim El Amin di tengah keluarga besar Pondok Pesantren Attaqwa Putra. Menurutnya, kunjungan tokoh pendidikan Islam dunia tersebut menjadi kehormatan sekaligus motivasi besar bagi seluruh santri.
“Kami menyambut dengan penuh kebahagiaan dan penghormatan atas kunjungan Syaikh Prof. Dr. Abdelrahim El Amin ke Pondok Pesantren Attaqwa Putra. Beliau adalah akademisi, ilmuwan Muslim, sekaligus tokoh pendidikan internasional yang memiliki kontribusi besar dalam pengembangan pendidikan tinggi Islam di dunia. Kehadiran beliau menjadi inspirasi bagi para santri untuk terus belajar, berprestasi, dan meningkatkan kualitas diri.”
Husnul Amal juga berharap terjalinnya kerja sama yang semakin erat antara Pondok Pesantren Attaqwa Putra dengan Institut Qiraat dan Studi Al-Qur’an Mohammed VI, Rabat, sehingga dapat membuka peluang pendidikan bagi para santri berprestasi.
“Kami berharap kunjungan ini menjadi awal dari hubungan yang semakin erat antara Pondok Pesantren Attaqwa Putra dengan Institut Qiraat dan Studi Al-Qur’an Mohammed VI di Rabat. Besar harapan kami agar para santri Attaqwa yang memiliki prestasi akademik dan hafalan Al-Qur’an terbaik dapat memperoleh kesempatan melanjutkan studi di kampus yang beliau pimpin.”
Mengakhiri sambutannya, KH. Husnul Amal memberikan motivasi kepada seluruh santri dalam menyambut dimulainya kegiatan belajar mengajar dengan mengutip hadis shahih riwayat Abu Dawud mengenai keutamaan para penuntut ilmu.
“Mari kita awali tahun ajaran baru ini dengan niat yang ikhlas dalam menuntut ilmu. Rasulullah SAW telah menjelaskan bahwa penuntut ilmu memiliki banyak keutamaan. Allah akan memudahkan jalannya menuju surga, para malaikat meridhai dan mendoakannya, seluruh penghuni langit dan bumi memohonkan ampun baginya, kedudukan orang berilmu dibanding ahli ibadah bagaikan cahaya bulan purnama dibanding seluruh bintang di langit, dan para ulama adalah pewaris para nabi. Semoga seluruh santri Attaqwa menjadi generasi yang mencintai ilmu, mengamalkan ilmunya, serta menjadi penerus perjuangan para ulama dalam membangun peradaban Islam.”
Kegiatan Studium General ini menjadi pembuka rangkaian Haflah Tahun Ajaran Baru 2026/2027 Pondok Pesantren Attaqwa Putra. Melalui kehadiran ulama dan akademisi internasional, diharapkan para santri semakin termotivasi untuk memperdalam Al-Qur’an, Sunnah, serta berbagai disiplin ilmu syariat sebagai bekal menjadi generasi muslim yang berilmu, berakhlak, dan siap memberikan kontribusi bagi umat dan bangsa. (Humas/Abg)





