Bekasi, 29 Maret 2026 — Ikatan Keluarga Abituren Attaqwa (IKAA) sukses menggelar Silaturrahim Nasional (Silatnas) 2026 bertajuk “Beyond the Life” pada Ahad (29/3/2026) di Plaza Pondok Pesantren Attaqwa Putra. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat kontribusi alumni bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.
Acara diawali dengan zikir bersama yang dipimpin oleh Pengasuh Pondok Pesantren Attaqwa Putra, KH. Husnul Amal. Dalam suasana khidmat, zikir tersebut diharapkan membawa keberkahan dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan Silatnas.
Ketua IKAA, H. Imam Abdul Rosyid, dalam sambutannya menegaskan bahwa alumni Attaqwa memiliki potensi besar untuk memberikan cahaya bagi Indonesia bahkan dunia. Ia menyebutkan bahwa dengan jumlah sekitar 13.000 alumni yang tersebar secara nasional, peran strategis alumni sangat dibutuhkan di berbagai bidang keilmuan.
“Alumni Attaqwa harus lebih bersinar, menerangi Indonesia bahkan dunia. Dengan semangat kemandirian, kita akan mengaktifkan kembali stelsel tiap angkatan, memperkuat urun tembuk, dan menjaga kebersamaan. Apa yang telah kita dapatkan dari Attaqwa, kini saatnya kita memberikan yang terbaik untuk Attaqwa,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Attaqwa, Dr. KH. Irfan Mas’ud, menyampaikan apresiasi dan pandangan mendalam mengenai peran alumni sebagai aset berharga pesantren. “Alumni adalah aset Attaqwa. Jika diibaratkan pohon, maka akar mereka adalah nilai-nilai keattaqwaan. Di mana pun alumni berkiprah, itulah representasi Attaqwa. Maka dari itu, dalam profesi apa pun dan situasi apa pun, berikanlah kemanfaatan untuk masyarakat. Sambung terus halaqah dengan Attaqwa agar ilmu yang kita miliki semakin berkah,” tuturnya.
Silatnas tahun ini juga menghadirkan nuansa istimewa melalui pameran mobil legendaris milik KH. Noer Alie, yakni sebuah sedan Toyota yang dahulu menjadi kendaraan keseharian beliau dalam berdakwah dan beraktivitas.
Menanggapi hal tersebut, H. Imam Abdul Rosyid menyampaikan, “Restorasi dan pameran mobil ini bukan sekadar menghadirkan benda bersejarah, tetapi menjadi ikhtiar kami dalam merangkai kembali kenangan dan keteladanan KH. Noer Alie. Dari kendaraan sederhana inilah beliau menebar dakwah, menggerakkan umat, dan menginspirasi generasi. Kami berharap nilai perjuangan dan kesederhanaan beliau dapat terus hidup di hati para alumni.”
Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keattaqwaan, Silatnas IKAA 2026 diharapkan menjadi titik tolak penguatan peran alumni dalam membangun peradaban yang lebih baik, sekaligus menjaga hubungan erat dengan almamater tercinta. (Humas/abg)





