BEKASI – 18 Mei 2026. Pondok Pesantren Attaqwa Putra menggelar acara malam perpisahan dan pelepasan santri akhir kelulusan tahun 2026 yang bertajuk “Lailatul Wada’ GENSAVERS 036 (Generation Students of Attaqwa Lovers)”. Acara yang berlangsung khidmat dan penuh rasa haru ini dihadiri oleh jajaran pimpinan pondok, dewan guru, serta para wali santri.
Dalam sambutannya, Pimpinan Umum Pondok Pesantren Attaqwa Putra, K.H. Husnul Amal Mas’ud, Lc., D.E.S.A., memberikan empat pesan penting kepada para santri yang akan melanjutkan panggung perjuangan di luar pondok, yaitu menjaga keimanan, konsisten mengamalkan ilmu (amal shalih), menjaga salat lima waktu sebagai tiang agama, serta menjaga akhlakul karimah. Beliau juga menekankan pentingnya memilih lembaga pendidikan yang memiliki kejelasan sanad ilmu, seperti Pesantren Attaqwa yang sanad gurunya tersambung hingga pendiri pondok, Al-Maghfur lah K.H. Noer Ali, hingga ke Makkah dan Rasulullah SAW.
“Kita tidak mengucapkan selamat jalan, tetapi selamat bertemu kembali di puncak-puncak kesuksesan kalian di masa yang akan datang,” ujar K.H. Husnul Amal di hadapan para santri kelas 6 (Generation 036) dan kelas 1 yang turut hadir.
Acara malam perpisahan ini juga menjadi ajang apresiasi besar bagi puluhan santri yang menorehkan prestasi gemilang di berbagai bidang. Pihak pondok pesantren memberikan penghargaan khusus kepada para santri kelas 6 yang berhasil lulus seleksi perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) dan SPAN-PTKIN (Seleksi Prestasi Academic Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) tahun 2026.
Selain prestasi akademik, apresiasi tinggi diberikan kepada para santri kelas 6 peraih penghargaan program tahfidzul qur’an dengan capaian hafalan mulai dari 4 hingga 30 juz. Di antaranya adalah Anas Muhammad Naufal Rafif dan Rio Atallah Fakhri yang sukses mengkhatamkan hafalan Al-Qur’an lengkap 30 juz.
Tidak kalah membanggakan, panggung penghargaan malam itu juga turut dimeriahkan oleh pencapaian para santri tingkat bawah. Penghargaan diberikan kepada sejumlah santri kelas 3 MTs Attaqwa Putra yang sukses mengukir prestasi tingkat nasional dengan meraih juara dalam ajang Kompetisi Indonesia Hebat 2026.
Sebagai puncak sekaligus penutup rangkaian acara, dilakukan pemutaran film berjudul “Keinginan Sederhana”. Sinema ini merupakan karya besutan sutradara Ibnu Ruslan, yang juga salah satu santri kelas 6, dan memang khusus didedikasikan sebagai persembahan terakhir untuk almamater tercinta. (Humas/abg)





