Perguruan

Perguruan Attaqwa Gelar Seminar Calistung Menyenangkan bagi Guru RA/TK

Bekasi, 4 Juni 2026 – Dalam rangka meningkatkan kompetensi guru pendidikan anak usia dini, Perguruan Attaqwa menggelar Seminar bertajuk “Calistung yang Menyenangkan: Strategi Belajar Membaca, Menulis, dan Berhitung di RA/TK di Lingkungan Perguruan Attaqwa” di Aula Yayasan Attaqwa Kota Bekasi, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 100 guru Raudhatul Athfal (RA) di lingkungan Perguruan Attaqwa ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Milad Attaqwa ke-70. Para peserta tampak antusias mengikuti paparan materi dan aktif dalam sesi diskusi bersama para narasumber.

Dalam pengarahannya, Sekretaris Perguruan Yayasan Attaqwa, Dr. H. Khairul Umam Noer, menegaskan komitmen Perguruan Attaqwa dalam meningkatkan kualitas sumber daya pendidik di seluruh jenjang pendidikan.

“Perguruan Attaqwa hadir sebagai fasilitator dalam peningkatan kualitas para guru di semua tingkatan. Setiap guru, mulai dari level RA, MTs hingga MA/SMA, akan mendapatkan pelatihan dan pengembangan kompetensi yang sesuai dengan tuntutan profesi guru. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap para pendidik terus berkembang dan mampu memberikan layanan pendidikan terbaik kepada peserta didik,” ujarnya.

Seminar menghadirkan dua narasumber dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yaitu Dr. Tanenji, M.A. dan Yubaedi Siron, M.Pd., Ph.D.

Pada sesi pertama, Dr. Tanenji, M.A. membahas materi “Paradigma Pembelajaran Anak Usia Dini dan Tantangan Calistung” yang mencakup karakteristik belajar anak usia dini, kesalahan umum dalam pembelajaran calistung, dampak tekanan akademik terhadap anak, serta pentingnya pendekatan belajar yang menyenangkan.

Menurutnya, pembelajaran calistung pada anak usia dini harus disesuaikan dengan tahap perkembangan anak.  “Anak usia dini belajar melalui bermain, bergerak, dan bereksplorasi. Karena itu, pembelajaran calistung tidak boleh dilakukan dengan tekanan akademik yang berlebihan. Ketika proses belajar dibuat menyenangkan, anak akan lebih mudah memahami konsep membaca, menulis, dan berhitung sekaligus tumbuh rasa percaya dirinya,” jelas Dr. Tanenji.

Sementara itu, pada sesi kedua, Yubaedi Siron, M.Pd., Ph.D. memaparkan materi “Strategi Praktis Calistung yang Menyenangkan di RA/TK”. Ia menjelaskan berbagai metode pembelajaran kreatif seperti membaca melalui permainan dan cerita, aktivitas menulis kreatif, numerasi berbasis permainan, hingga pemanfaatan lagu, gerak, dan media sederhana.

“Calistung tidak harus diajarkan melalui lembar kerja yang monoton. Guru dapat memanfaatkan permainan, cerita, lagu, dan aktivitas keseharian sebagai media belajar. Ketika anak merasa senang, maka proses belajar akan berlangsung lebih efektif dan bermakna,” ungkapnya.

Ketua Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) Perguruan Attaqwa, Hj. Nurjanah, S.Pd.I., mewakili para peserta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seminar tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan guru RA saat ini.

“Seminar ini sangat penting bagi kami para guru RA karena memberikan banyak wawasan baru dan strategi praktis yang dapat langsung diterapkan di kelas. Kami mendapatkan pemahaman bahwa pembelajaran calistung harus dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan anak. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut untuk mendukung peningkatan kompetensi guru,” tuturnya.

Melalui seminar ini, Perguruan Attaqwa berharap para guru RA/TK semakin mampu menciptakan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan ramah anak. Kegiatan tersebut juga menjadi bukti nyata komitmen Perguruan Attaqwa dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kapasitas tenaga pendidik sebagai bagian dari perayaan Milad Attaqwa ke-70. (Humas/abg)

Artikel Lainnya

Perguruan

Olimpiade Siswa Attaqwa 2024: Ajang Kompetisi Sains untuk Generasi Berprestasi

Kamis, 29 Agustus 2024. Perguruan Attaqwa menyelenggarakan Olimpiade Siswa Attaqwa 2024 pada Kamis, 29 Agustus 2024, di Pondok Pesantren Attaqwa
Perguruan

Karnaval Siswa Raudhatul Athfal Perguruan Attaqwa dan Pentas Dongeng berlangsung meriah

Sabtu, 31 Agustus 2024, suasana di Pelataran Aula KH Noer Alie Pesantren Attaqwa Putri dipenuhi dengan kegembiraan dan keceriaan. Acara