Bekasi —29 Mei 2026. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Republik Indonesia, H. Nusron Wahid, S.S., M.Si., melakukan kunjungan silaturahmi ke Yayasan Attaqwa, Bekasi. Kunjungan tersebut diisi dengan penyerahan hewan kurban, ziarah ke makam KH. Noer Alie, serta ramah tamah bersama pimpinan Yayasan Attaqwa.
Dalam kegiatan tersebut, Menteri Nusron Wahid menyerahkan dua ekor sapi kurban untuk warga Pondok Pesantren Attaqwa dan masyarakat sekitar. Penyerahan sekaligus pemotongan hewan kurban dilaksanakan di kompleks Pondok Pesantren Attaqwa Putera. “Kurban ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat pesantren serta warga sekitar,” ujar Menteri Nusron dalam kesempatan tersebut.
Usai penyerahan hewan kurban, rombongan melanjutkan kegiatan dengan berziarah ke makam ulama kharismatik KH. Noer Alie yang berada di kompleks Pondok Pesantren Attaqwa Puteri. Ziarah berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan dan jasa KH. Noer Alie dalam dunia pendidikan, dakwah, dan perjuangan umat.
Dalam perbincangan bersama pimpinan Yayasan Attaqwa di ruang guest house, Menteri Nusron Wahid juga membahas pentingnya perlindungan aset-aset pesantren, khususnya terkait wakaf tanah. Ia menjelaskan berbagai langkah yang dapat ditempuh untuk meningkatkan status tanah wakaf menjadi bersertifikat resmi agar memiliki kepastian hukum.
Beliau menegaskan kesiapan Kementerian ATR/BPN untuk membantu mempermudah proses sertifikasi tanah wakaf pesantren. Menurutnya, aset pesantren harus dijaga dan dilindungi karena merupakan milik umat yang memiliki nilai strategis bagi keberlangsungan pendidikan Islam. “Saya sangat mencintai pondok pesantren dan memahami betul bagaimana pentingnya menjaga aset-aset pesantren agar terlindungi secara hukum,” ungkap Menteri Nusron.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Nusron juga bernostalgia mengenai masa-masa ketika dirinya menuntut ilmu di pondok pesantren. Suasana hangat terasa ketika beliau berbincang tentang kitab-kitab kuning yang menjadi rujukan utama dalam tradisi pendidikan pesantren.
Ketua Umum Yayasan Attaqwa, Dr. KH. Irfan Mas’ud, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas kunjungan silaturahmi Menteri ATR/BPN beserta penyerahan hewan kurban kepada Pondok Pesantren Attaqwa.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak H. Nusron Wahid atas kunjungan silaturahmi serta penyerahan hewan kurban kepada Pondok Pesantren Attaqwa,” ujar KH. Irfan Mas’ud.
Menurutnya, kurban tersebut bukan sekadar penyerahan hewan, tetapi juga merupakan wujud kepedulian, ukhuwah Islamiyah, dan semangat berbagi kepada umat, khususnya para santri, guru, serta masyarakat sekitar pesantren.
“Insya Allah amanah kurban ini akan kami terima, kelola, dan distribusikan dengan sebaik-baiknya kepada yang berhak menerimanya,” tambahnya.
KH. Irfan Mas’ud juga mendoakan agar Menteri Nusron Wahid senantiasa diberikan keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan amanah bagi bangsa dan negara.
“Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan kepada Bapak Menteri beserta keluarga, serta memberikan kemudahan dalam mengemban amanah untuk bangsa dan negara,” tutupnya. (Humas/abg)





