Bekasi, 5 Agustus 2025 – Menyambut Milad Attaqwa ke-69, Majlis Taklim se-Ujungharapan menggelar lomba pembuatan dan hias donat yang berlangsung meriah. Sebanyak 25 tim yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga antusias memeriahkan perlombaan yang dikemas unik, kreatif, dan penuh kekeluargaan ini.
Sejak pagi, para peserta telah berdatangan ke lokasi acara dengan membawa berbagai peralatan membuat donat. Bahkan, geliat belanja bahan kue oleh para peserta membuat salah satu toko bahan kue di Pasar Ciplak kehabisan stok. Semangat tinggi kaum ibu ini menunjukkan suksesnya panitia dalam memobilisasi jamaah majlis taklim untuk berpartisipasi.
Panitia Milad Attaqwa yang terdiri dari lintas unsur lembaga tampak kompak menyambut kegiatan. “Momentum milad Attaqwa ini dapat dijadikan sebagai momentum termanis dalam menjalankan sebuah misi dakwah dan informasi tentang ketaqwaan kepada banyak orang,” ujar Ustazah Safinah selaku koordinator kegiatan.
Hadir menyemangati lomba, para dewan guru Pondok Pesantren Attaqwa putra dan putri. Ustazah Hj. Atiqoh Noer dalam sambutannya menegaskan bahwa Milad Attaqwa ke-69 merupakan bentuk rasa syukur dan penghormatan atas perjuangan pendiri Attaqwa, KH. Noer Alie. “Usia ini adalah usia yang sangat matang untuk sebuah lembaga pendidikan sosial,” ungkapnya. Sambutan dilanjutkan dengan pengguntingan pita sebagai tanda resmi dimulainya lomba.
Keseruan lomba semakin terasa dengan kehadiran dua juri tamu, Chef nasional Chef Jatmiko Jati dan Chef Ahmad Suharna (Baru sebagai juri halal internasional di Turki). Doa penutup dipimpin oleh KH. Iman Fadlurrahman agar acara berjalan lancar dan penuh berkah.
“Dua jempol untuk seluruh panitia dan peran aktif dewan guru Pondok Pesantren Attaqwa putri dengan enam srikandinya, serta Pondok Pesantren putra yang hadir lengkap dua kepala sekolahnya,” ujar Ustaz Muhammad Al-Habsy sang ketua panitia.
Ajang ini bukan sekadar perlombaan memasak, melainkan sarana mempererat ukhuwah serta meneguhkan semangat dakwah sosial Attaqwa yang telah berusia hampir tujuh dekade (Humas/bg)
Kredit foto: Imam Zubaidi.





