ATTAQWA NEWS

Kejari Kabupaten Bekasi dan Yayasan Attaqwa Bahas Pemahaman Hukum di Dunia Pendidikan

BEKASI – 1 September 2026. Pentingnya pemahaman hukum yang benar serta penerapannya dalam dunia pendidikan menjadi salah satu pokok pembahasan dalam ramah tamah antara jajaran Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi dengan pimpinan Yayasan Attaqwa. Pertemuan tersebut berlangsung di kompleks makam Pahlawan Nasional KH Noer Alie.

Kegiatan yang digagas Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81. Silaturahmi tersebut dikemas dalam kegiatan apel penghormatan dan tabur bunga di makam Pahlawan Nasional KH Noer Alie.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Semeru, S.H., M.Hum., hadir bersama jajaran dan stafnya. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Yayasan Attaqwa, Dr. KH. Irfan Mas’ud, MA, diperkenalkan kepada sejumlah pejabat struktural yang mendampingi Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, di antaranya Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel), Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum), Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun), serta Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (Kasi PAPBB/Barang Bukti).

Dalam ramah tamah tersebut, Semeru menyampaikan berbagai pencerahan mengenai pemahaman hukum, khususnya bagaimana hukum dipahami secara tepat dan diterapkan secara bijak dalam lingkungan pendidikan. Pembahasan tidak hanya menyoroti aspek penegakan hukum, tetapi juga pentingnya upaya preventif melalui edukasi dan peningkatan kesadaran hukum.

Penjelasan tersebut mendapat perhatian dari pimpinan Yayasan Attaqwa. Suasana dialog berlangsung hangat dan komunikatif sehingga pembahasan hukum terasa dekat dengan persoalan yang dihadapi lembaga pendidikan.

“Pertemuan ini memberikan banyak pencerahan. Rasanya seperti mendapat kuliah hukum secara langsung dari pihak yang memang berkompeten di bidangnya. Pemahaman seperti ini sangat penting bagi dunia pendidikan agar setiap kebijakan dan langkah yang diambil tetap berada dalam koridor hukum,” ujar Dr. KH. Irfan Mas’ud.

Dalam kesempatan itu, Dr. KH. Irfan Mas’ud yang didampingi sekretaris umum, bendahara umum, camat Babelan, Lurah Bahagia  dan mudirul ‘am pondok pesantren Attaaqwa putra KH. Husnul Amal, Lc, D.E.S.A, juga menyampaikan rasa bahagia dan terima kasih atas kehadiran Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi beserta jajaran di lingkungan Yayasan Attaqwa. Ia juga menjelaskan mengenai Yayasan Attaqwa beserta ruang lingkup kiprahnya dalam bidang pendidikan dan sosial keagamaan.

Tidak hanya membahas persoalan pendidikan dan hukum, pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk mengenang perjuangan Pahlawan Nasional KH Noer Alie. Dr. KH. Irfan Mas’ud menjelaskan sosok KH Noer Alie, mulai dari perjuangannya dalam mempertahankan kemerdekaan hingga kiprahnya di tengah masyarakat melalui pembangunan lembaga pendidikan dan pusat-pusat keagamaan di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

Menurutnya, nilai-nilai perjuangan KH Noer Alie tetap relevan untuk diteruskan oleh generasi saat ini, terutama melalui pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.

“Kami sangat berbahagia dan berterima kasih atas kunjungan Bapak Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi beserta seluruh jajaran. Kehadiran beliau memberikan pencerahan yang sangat berarti, khususnya mengenai pemahaman dan penerapan hukum dalam dunia pendidikan. Kami berharap silaturahmi ini dapat terus berlanjut dan program Jaksa Masuk Sekolah dapat direalisasikan di lingkungan perguruan Attaqwa,” ungkapnya.

Ia menambahkan, program edukasi hukum bagi peserta didik dinilai penting untuk membangun kesadaran hukum sejak dini. Dengan pemahaman yang baik, para santri dan pelajar diharapkan mampu mengetahui hak dan kewajibannya sekaligus memahami batasan-batasan yang harus dipatuhi dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, rangkaian kegiatan diawali dengan apel penghormatan kepada Pahlawan Nasional KH Noer Alie yang dilaksanakan di halaman area makam. Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi bertindak sebagai inspektur apel. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pegawai dan staf Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi.

Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia yang jatuh pada 2 September 2026 mengusung tema: “Mengembalikan/Menguatkan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil, dan Humanis.”

Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya penegakan hukum yang tidak hanya berorientasi pada kepastian hukum, tetapi juga menjunjung tinggi integritas, keadilan, serta pendekatan yang humanis kepada masyarakat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap jasa perjuangan KH Noer Alie. Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan pembacaan doa di area makam.

Pertemuan antara jajaran Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi dan Yayasan Attaqwa tersebut diharapkan menjadi awal dari penguatan sinergi antara aparat penegak hukum dan lembaga pendidikan, terutama dalam membangun budaya sadar hukum di kalangan pendidik, tenaga kependidikan, pelajar, dan santri. (Humas/abg)

Artikel Lainnya

ATTAQWA NEWS

Rapat Tahunan Yayasan Attaqwa

Rapat Tahunan Yayasan Attaqwa kembali dilaksanakan pada Kamis (30/5), bertempat di Ruang Rapat Utama Yayasan Attaqwa. Sesuai dengan AD/ART Yayasan
ATTAQWA NEWS

KBIH Attaqwa melepas 239 Jamaah Haji

Acara pelepasan berlangsung di Masjid Jami’ Attaqwa, Ujung Harapan, Bahagia, Kabupaten Bekasi, rabu 5 Juni 2024 sekira pukul 11.00 WIB.