Perguruan

Kali Pertama, Perguruan Attaqwa Gelar Ujian Akhir BTQ dan Praktik Ibadah untuk Tingkat Menengah

BEKASI — Perguruan Perguruan Attaqwa untuk pertama kalinya menyelenggarakan ujian akhir kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) dan praktik ibadah bagi peserta didik tingkat MTs, SMP, MA, SMA, hingga SMK di lingkungan perguruan tersebut. Program ini menjadi langkah strategis dalam upaya standarisasi kompetensi membaca Al-Qur’an serta praktik dasar ibadah harian bagi seluruh peserta didik jenjang dasar dan menengah.

Kegiatan yang diikuti lebih dari 2943 peserta ujian ini dilaksanakan sesuai agenda di sekolah dan madrasah masing-masing dengan penguji yang telah ditunjuk serta mendapatkan standarisasi dari Perguruan Attaqwa. Ujian tersebut bertujuan untuk mengukur capaian akademik siswa secara objektif, terstandar, dan komprehensif pada dua bidang mendasar, yakni kemampuan membaca Al-Qur’an dan praktik ibadah.

Selain menjadi instrumen evaluasi pembelajaran, pelaksanaan ujian ini juga berfungsi sebagai alat pemetaan mutu pendidikan di lingkungan Perguruan Attaqwa. Dengan adanya data hasil ujian, perguruan dapat mengetahui sejauh mana kualitas lulusan pada setiap satuan pendidikan sekaligus menentukan langkah pembinaan yang lebih tepat ke depan.

Tradisi perhatian terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an sejatinya telah lama menjadi ciri khas Perguruan Attaqwa sejak masa pendirinya, KH. Noer Alie. Pada masanya, KH. Noer Alie bahkan menyimak langsung bacaan Al-Qur’an siswa kelas 6 untuk menentukan kelulusan mereka. Hal tersebut dilakukan karena kemampuan membaca Al-Qur’an dianggap sangat memengaruhi proses pembelajaran siswa pada jenjang pendidikan berikutnya.

Saat melakukan kunjungan monitoring ke salah satu madrasah yang sedang melaksanakan ujian tersebut, Sekretaris Perguruan Attaqwa, Dr. Khairul Umam, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari ikhtiar besar perguruan dalam meningkatkan kualitas lulusan.

“Apapun hasil dari pelaksanaan ujian ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi sekaligus apresiasi bagi Perguruan Attaqwa. Dari sini kita bisa melihat kekuatan dan kekurangan yang perlu diperbaiki bersama demi peningkatan mutu pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Umam juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kepala sekolah dan kepala madrasah yang memberikan perhatian besar terhadap program tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala madrasah dan sekolah yang telah memberikan atensi luar biasa terhadap program ini. Percayalah, ikhtiar yang dilakukan Perguruan Attaqwa semata-mata untuk meningkatkan mutu lulusan sekolah dan madrasah agar lebih baik, unggul, dan terstandarisasi,” tambahnya.

Pelaksanaan ujian BTQ dan praktik ibadah ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya standar kompetensi keislaman yang kuat bagi seluruh peserta didik di lingkungan Perguruan Attaqwa, sehingga lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dan praktik ibadah yang baik dalam kehidupan sehari-hari.(Humas/abg)

 

Artikel Lainnya

Perguruan

Olimpiade Siswa Attaqwa 2024: Ajang Kompetisi Sains untuk Generasi Berprestasi

Kamis, 29 Agustus 2024. Perguruan Attaqwa menyelenggarakan Olimpiade Siswa Attaqwa 2024 pada Kamis, 29 Agustus 2024, di Pondok Pesantren Attaqwa
Perguruan

Karnaval Siswa Raudhatul Athfal Perguruan Attaqwa dan Pentas Dongeng berlangsung meriah

Sabtu, 31 Agustus 2024, suasana di Pelataran Aula KH Noer Alie Pesantren Attaqwa Putri dipenuhi dengan kegembiraan dan keceriaan. Acara