Mina, 1 Juni 2026. Mekkah Al-Mukarramah – Jamaah haji KBIHU Attaqwa yang tergabung dalam Kloter KJT 37 saat ini tengah menjalani rangkaian puncak ibadah haji di kawasan Mina, Mekkah Al-Mukarramah. Selama kurang lebih lima hari berada di Mina, seluruh kebutuhan konsumsi jamaah diatur secara langsung oleh pihak Maktab sebagai penyelenggara layanan bagi jamaah haji.
Kloter KJT 37 yang terdiri dari jamaah KBIHU Attaqwa bersama beberapa KBIHU lainnya dari wilayah Bekasi dan Jawa Barat tergabung dalam Maktab 52 yang berada di bawah pengelolaan Syarikah Rakeen Dhiyafah. Maktab ini melayani sekitar 10 kloter jamaah haji Indonesia yang sedang melaksanakan rangkaian ibadah di Mina.
Sebuah kebanggaan tersendiri dirasakan oleh jamaah KBIHU Attaqwa. Di tengah ribuan jamaah yang berada di Maktab 52, KBIHU Attaqwa mendapat kesempatan istimewa untuk menjadi perwakilan dalam pembuatan video testimoni dan ulasan layanan yang akan ditayangkan pada berbagai media di Arab Saudi. Kesempatan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus kepercayaan yang diberikan kepada jamaah KBIHU Attaqwa atas partisipasi dan keterlibatan mereka selama berada di Tanah Suci.
Selama di Mina, kebutuhan konsumsi jamaah disediakan secara teratur sebanyak tiga kali sehari, yaitu sarapan pagi, makan siang, dan makan malam. Pada setiap jadwal makan, jamaah menerima satu paket konsumsi yang terdiri atas satu boks nasi, satu makanan ringan (snack), satu buah, serta minuman berupa jus atau susu.
Agar pendistribusian berjalan tertib dan lancar, proses pembagian konsumsi dipimpin oleh salah satu Karom (Ketua Rombongan), yaitu Ustadz Khoirul Anwar. Makanan dibagikan sesuai urutan nomor Karom, kemudian masing-masing Karu (Ketua Regu) mengambil paket konsumsi sesuai jumlah anggota yang menjadi tanggung jawabnya. Sistem ini terbukti efektif dalam memastikan seluruh jamaah menerima haknya dengan baik dan tepat waktu.
Kondisi jamaah KBIHU Attaqwa secara umum dalam keadaan baik dan tetap bersemangat menjalankan setiap rangkaian ibadah haji. Dengan penuh kesabaran dan kekhusyukan, para jamaah memanfaatkan kesempatan berharga di Mina untuk memperbanyak ibadah, doa, dan dzikir sebagai bagian dari penyempurnaan rukun Islam kelima.
Semoga seluruh jamaah haji KBIHU Attaqwa senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.(Humas/abg)





