BERITA DEWAN MASJID

I’tikaf di Masjid Attaqwa Kembali Digelar, Ajak Umat Menapaki “Jalan Sunyi” di Bulan Ramadhan

Ujungharapan, 6 Maret 2026 – Dewan Masjid Attaqwa kembali menyelenggarakan kegiatan i’tikaf pada bulan suci Ramadhan, sebagaimana yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk menapaki “jalan sunyi”, sejenak meninggalkan hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari guna mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus meraih keberkahan malam Lailatul Qadar yang dikenal sebagai malam seribu bulan.

Panitia i’tikaf masih membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan tersebut. Program ini terbuka untuk berbagai kalangan, mulai dari santri, guru-guru, hingga masyarakat umum yang ingin mengisi malam-malam Ramadhan dengan ibadah yang lebih khusyuk. Kegiatan i’tikaf dijadwalkan mulai Selasa malam Rabu, 20 Ramadhan 1447 H atau bertepatan dengan 10 Maret 2026.

Ketua Panitia I’tikaf, H. Khoirul Anwar Ahmad, Lc., M.A, menjelaskan bahwa jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini diperkirakan mencapai sekitar 200 orang yang berasal dari berbagai lapisan masyarakat dengan semangat yang sama untuk meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadhan.

“Peserta i’tikaf berjumlah sekitar 200 orang, terdiri dari santri, guru-guru, dan masyarakat umum. Untuk tempat pelaksanaannya, peserta laki-laki melaksanakan i’tikaf di Masjid Jami Attaqwa yang berada di lingkungan Pesantren Putra, sedangkan peserta perempuan ditempatkan di Masjid Albaqiyatussolihat serta Pesantren Putri,” ujar Khoirul Anwar.

Selama mengikuti kegiatan i’tikaf, para peserta akan menjalani rangkaian ibadah yang tersusun secara teratur. Agenda kegiatan meliputi shalat wajib berjamaah, shalat sunnah tarawih, qiyamullail seperti tahajud, tasbih, dan taubat, tadarus Al-Qur’an, serta kajian-kajian keagamaan yang disampaikan oleh para guru dan ustaz.

Untuk menunjang kenyamanan peserta selama menjalankan ibadah, panitia juga menyediakan berbagai fasilitas. Di antaranya menu sahur dan buka puasa, takjil, makanan selepas tarawih, serta buku saku panduan i’tikaf yang dapat membantu peserta dalam menjalankan rangkaian ibadah secara lebih terarah.

Selama mengikuti kegiatan ini, para peserta akan tinggal di lingkungan masjid selama 24 jam. Situasi tersebut dimaknai sebagai bentuk “jalan sunyi”, yaitu upaya menenangkan hati dengan meninggalkan sementara kesibukan dan kecintaan terhadap urusan duniawi demi meraih kedekatan spiritual serta bekal kehidupan di akhirat.

Melalui kegiatan ini, Dewan Masjid Attaqwa berharap semakin banyak umat Islam yang memanfaatkan momentum bulan Ramadhan untuk memperbanyak ibadah dan memperdalam kedekatan dengan Allah SWT, khususnya melalui amalan i’tikaf di sepuluh malam terakhir Ramadhan. (Humas/abg)

Artikel Lainnya

BERITA DEWAN MASJID

Dewan Masjid selenggarakan workshop Tajhizul Janazah

Dewan Masjid Attaqwa melalui Bidang Walimah dan Kematian  mengadakan Pelatihan Tajhizul Jenazah Jilid 2 pada Ahad, 28 Januari 2024 di
BERITA DEWAN MASJID

Perguruan Attaqwa bergabung dalam Filantropi Indonesia

Perguruan Attaqwa secara resmi bergabung ke dalam Perhimpunan Filantropi Indonesia. Bergabungnya Perguruan Attaqwa dikukuhkan pada Rapat Umum Anggota Filantropi Indonesia