Ujungharapan – 3 Maret 2026. Dewan Masjid Attaqwa (DMA) melalui Ikatan Remaja Attaqwa (IKRA) menyelenggarakan Musabaqoh Antar Musholah yang resmi dibuka pada Senin malam (2/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Plaza Masjid Attaqwa Ujungharapan dan diikuti oleh perwakilan remaja dari berbagai musholah di lingkungan Ujungharapan.
Acara pembukaan berlangsung khidmat dan meriah. Musabaqoh secara simbolis dibuka dengan pemukulan beduk oleh Ketua Umum Yayasan Attaqwa, disaksikan para pengurus masjid, tokoh masyarakat, serta ratusan remaja yang hadir memadati halaman depan komplek masjid.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Yayasan Attaqwa, Dr. KH. Irfan Mas’ud, MA., menegaskan pentingnya kesinambungan kegiatan musabaqoh sebagai agenda rutin pembinaan generasi muda.
“Rutinitas musabaqoh harus terus menjadi concern bersama. Betapa pentingnya acara seperti ini, karena kemampuan membuat program kebaikan ke depan sangat ditentukan oleh apa yang dilakukan para remaja hari ini,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa musabaqoh bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi momentum kemanfaatan bagi remaja sebagai tempat latihan kepemimpinan di masa depan (rijalul ghad). Menurutnya, pembinaan remaja harus dilakukan secara serius dan mendapat dukungan penuh dari pengurus masjid maupun musholah.
“Khawatir jika remaja tidak dilatih sejak dini, akan hilang kebiasaan-kebiasaan baik di Kampung Ujungharapan. Kembalilah kepada masjid, kembalilah kepada Al-Qur’an. Semua tergantung bagaimana pembinaan kita dalam mendekatkan kembali remaja kepada Al-Qur’an dan masjid sebagai tempat menyelamatkan iman dan akhlak,” tegasnya.
Secara khusus, ia juga berpesan kepada Ketua Umum IKRA agar terus mengonsolidasikan ukhuwah di kalangan pemuda dan remaja Ujungharapan agar semakin solid dan harmonis.
Sementara itu, Bidang Kepemudaan DMA, H. Aang Kunaefi, S.Pd.I, menyampaikan bahwa musabaqoh remaja ini merupakan media latihan strategis dalam menyiarkan agama Islam di masa mendatang.
“Melalui kegiatan ini, remaja dilatih bukan hanya dalam kemampuan keagamaan, tetapi juga dalam membangun keberanian, kreativitas, dan tanggung jawab,” ungkapnya.
Musabaqoh antar musholah tersebut menghadirkan berbagai mata lomba, di antaranya lomba azan, pidato, baca rawi, serta sejumlah cabang lainnya. Namun, mata lomba yang paling menonjol dan diminati peserta adalah Cover Shalawat Musabaqoh IKRA Pusat.
Dalam kategori ini, setiap IKRA musholah diwajibkan membuat video cover shalawat dan mengunggahnya ke platform YouTube. Para peserta tidak hanya menampilkan kemampuan bershalawat, tetapi juga menunjukkan kreativitas dalam akting serta kemampuan teknologi editing video. Antusiasme tinggi terlihat dari jumlah karya yang diunggah serta dukungan masyarakat melalui media sosial.
Dengan terselenggaranya musabaqoh ini, Sekretaris DMA Dr. H. Mirwan Nijan berharap tercipta generasi muda yang religius, kreatif, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang berakhlak serta berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an dan masjid sebagai pusat peradaban umat (Humas/abg)




