Bekasi, 27 Juli 2025 — Dalam semangat kepedulian dan rahaman-rahim, Darul Aytam Attaqwa kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembinaan anak-anak yatim dengan menggelar Santunan Akbar Yatim bertema “Membangun Generasi Yatim yang Tangguh dan Berakhlak, Melalui Cinta dan Kepedulian Kaafil.” Bertempat di aula utama yayasan Attaqwa.
Ketua Pelaksana, Ridwan Malik, M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya peran masyarakat dalam membina anak yatim, tak hanya secara materi, tetapi juga secara moral dan spiritual.
“Anak yatim adalah amanah dari Allah yang harus dijaga, dilindungi, dan dibina. Mereka bukan hanya perlu bantuan materi, tetapi juga sentuhan hati dan pendampingan akhlak agar tumbuh menjadi generasi yang tangguh dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Ridwan juga menyampaikan apresiasi dan doa bagi seluruh panitia, donatur, dan relawan yang turut mendukung acara ini. “Semoga Allah membalas dengan kebaikan yang berlipat ganda. Aamiin ya Rabbal ‘alamin,” imbuhnya.
Pimpinan umum Yayasan Attaqwa, Dr. KH. Irfan Mas’ud, MA., dalam tausiyah singkatnya mengingatkan keutamaan menyantuni anak yatim, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:
“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini,” sambil mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah serta merenggangkannya (HR. Bukhari no. 5304).
Sementara itu, Ketua Darul Aytam Attaqwa, Ustadzah Hj. Nurussa’adah, S.Ag., dalam laporannya menyebutkan bahwa sebanyak 257 anak yatim menerima santunan berupa uang tunai sebesar Rp150.000 dan bingkisan sembako.
Acara ini juga diramaikan oleh penampilan mengesankan dari anak-anak yatim binaan, mulai dari pidato inspiratif, seni Hadroh, hingga tarian Islami yang menggugah semangat. Penampilan-penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta yang hadir.
Di akhir acara suasana menjadi khidmat saat KH. Husnul Amal Mas’ud, D.E.S.A., pimpinan pondok pesantren Attaqwa, memimpin doa bersama. Kehusyukan menyelimuti peserta saat doa diaminkan secara serentak.
Kegiatan Santunan Akbar Yatim ini menjadi momentum penting dalam meneguhkan semangat kepedulian sosial dan pendidikan akhlak. Harapannya, anak-anak yatim dapat tumbuh menjadi pribadi yang kuat, mandiri, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan mereka. (Humas/bg)
Ridwan Malik, berkontribudi dalam penulisan artikel ini.





